Minggu, 03 November 2013

ALKISAH NABIYULLAH SAM’UN GHOZI AS



ALKISAH NABIYULLAH SAM’UN GHOZI AS
Dari Sahabat Rasulullah saw bahwa Nabi saw berkumpul bersama para sahabat di Bulan Suci Ramadhan. Kemudian Nabi saw bercerita tentang seorang Nabi bernama Sam’un Ghozi as. nabiyullah sam'un AS adalah Nabi yang diutus di tanah Romawi. Nabiyullah Sam’un Ghozi as memiliki kemukjizatan dapat melunakkan besi, dan dapat merobohkan istana kaisar. Nabiyullah Sam’un Ghozi as berperang melawan bangsa yang menentang Ketuhanan Allah SWT. Karena ketangguhan dan keluarbiasaannya akhirnya sang kaisar mencari jalan untuk menundukkan nabiyullah Sam’un Ghozi as. Berbagai upaya dilakukan sehingga akhirnya atas nasehat para penasehatnya diumumkan : barang siapa yang dapat menangkap nabiyullah sam'un AS akan mendapat hadiah emas dan permata yang berlimpah.
Singkatnya istri nabiyullah sam'un AS yang khianat tertarik mengikuti sayembara itu. Lalu istrinya merayu samun untuk menceritakan tentang kesaktiannya tersebut kepadanya, awalnya nabiyullah sam'un AS tidak ingin memberitahunya, namun Nabiyullah Sam’un Ghozi terpedaya oleh isterinya. Karena sayangnya dan cintanya kepada isterinya Akhirnya Nabiyullah Sam’un Ghozi berkata kepada isterinya “Jika kau ingin mendapatkanku dan menangkapku maka ikatlah aku dengan rambutku ini maka aku tidak akan berdaya lagi. Lalu suatu ketika nabiyullah sam'un AS tertidur pulas, secara diam-diam istrinya memotong rambut nabiyullah sam'un AS kemudian mengikat tangan kaki dan tubuhnya,Akhirnya Nabiyullah Sam’um Ghozi as ini pun ditangkap dan di berikan dihadapan kaisar. Kemudian beliau disiksa dengan dibutakan kedua matanya dan dipotong tangan serta kakinya diikat serta dipertontonkan diistana kaisar. Karena perlakukan yang demikian hebatnya,malaikat yang menyaksikan hamba allah disiksa begitu sadis menjerit menangis, kemudian para malaikat memohon kepada allah agar ditolongnya nabiyullah sam'un AS dari siksaan tersebut, Allah dengan kuasa lalu mengabulkan setiap doa dari sam'un. Datanglah malaikat kepada sam'un memberikan kabar gembira tersebut. dimulai dengan bertaubat nabi sam'un kemudian memohon atas kebesaraaNya. disembuhkan kembali penglihatannya,dan kaki serta tangannya, lalu allah mengabulkannya. Lalu nabiyullah sam'un AS meminta kesaktian yang lebih besar dari sebelumnya, lalu allah mengabulkannya, maka dengan izin allah istana kaisar bersama seluruh masyarakatnya hancur berserta isteri dan para kerabat yang menghianatinya. Kemudian nabiyullah bersumpah kepada Allah SWT akan menebus semua dosanya dengan berjuang menumpas semua keanggaramurkaan yang lamanya 1000 bulan tanpa henti. Semua itu atas inayah dan Hidayah dari Allah SWT. Ketika Nabi selesai menceritakan cerita nabiyullah sam'un AS yang berjuang fisabilillah selama 1000 bulan, salah satu sahabat nabi berkata : Ya Rasulullah, kami ingin juga beribadah seperti nabiyullah sam'un AS. Kemudian Nabi saw, diam sejenak. Kemudian Malaikat Jibril as datang dan mewahyukan kepada beliau pada bulan Ramadhan ada sebuah malam, yang mana malam itu lebih baik daripada 1000 bulan. Mendengar hal itu para sahabat menjadi senang. Yaitu malam lailatul qadar.
Pada kitab Qishashul Anbiyaa, dikisahkan, bahwa Rasullah Muhammad SAW tesenyum sendiri, lalu bertanyalah salah seorang sahabatnya, "Apa yang membuatmu tersenyum wahai Rasulullah?" Rasulullah menjawab, "Diperlihatkan kepadaku hari akhir ketika dimana seluruh manusia dikumpulkan di mahsyar. Semua Nabi dan Rasul berkumpul bersama umatnya masing-masing, masuk ke dalam surga. Ada salah seorang nabi yang dengan membawa pedang, yang tidak mempunyai pengikut satupun, masuk ke dalam surga, dia adalah Sam'un."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar