ALKISAH NABIYULLAH SAM’UN
GHOZI AS
Dari Sahabat
Rasulullah saw bahwa Nabi saw berkumpul bersama para sahabat di Bulan Suci
Ramadhan. Kemudian Nabi saw bercerita tentang seorang Nabi bernama Sam’un Ghozi
as. nabiyullah sam'un AS adalah Nabi yang diutus di tanah Romawi. Nabiyullah
Sam’un Ghozi as memiliki kemukjizatan dapat melunakkan besi, dan dapat
merobohkan istana kaisar. Nabiyullah Sam’un Ghozi as berperang melawan bangsa
yang menentang Ketuhanan Allah SWT. Karena ketangguhan dan keluarbiasaannya
akhirnya sang kaisar mencari jalan untuk menundukkan nabiyullah Sam’un Ghozi
as. Berbagai upaya dilakukan sehingga akhirnya atas nasehat para penasehatnya
diumumkan : barang siapa yang dapat menangkap
nabiyullah sam'un AS akan mendapat hadiah emas dan permata yang berlimpah.
Singkatnya istri
nabiyullah sam'un AS yang khianat tertarik mengikuti sayembara itu. Lalu
istrinya merayu samun untuk menceritakan tentang kesaktiannya tersebut
kepadanya, awalnya nabiyullah sam'un AS tidak ingin memberitahunya, namun
Nabiyullah Sam’un Ghozi terpedaya oleh isterinya. Karena sayangnya dan cintanya
kepada isterinya Akhirnya Nabiyullah Sam’un Ghozi berkata kepada isterinya “Jika kau ingin mendapatkanku dan menangkapku maka
ikatlah aku dengan rambutku ini maka aku tidak akan berdaya lagi. Lalu
suatu ketika nabiyullah sam'un AS tertidur pulas, secara diam-diam istrinya
memotong rambut nabiyullah sam'un AS kemudian mengikat tangan kaki dan
tubuhnya,Akhirnya Nabiyullah Sam’um Ghozi as ini pun ditangkap dan di berikan
dihadapan kaisar. Kemudian beliau disiksa dengan dibutakan kedua matanya dan
dipotong tangan serta kakinya diikat serta dipertontonkan diistana kaisar.
Karena perlakukan yang demikian hebatnya,malaikat yang menyaksikan hamba allah
disiksa begitu sadis menjerit menangis, kemudian para malaikat memohon kepada
allah agar ditolongnya nabiyullah sam'un AS dari siksaan tersebut, Allah dengan
kuasa lalu mengabulkan setiap doa dari sam'un. Datanglah malaikat kepada sam'un
memberikan kabar gembira tersebut. dimulai dengan bertaubat nabi sam'un
kemudian memohon atas kebesaraaNya. disembuhkan kembali penglihatannya,dan kaki
serta tangannya, lalu allah mengabulkannya. Lalu nabiyullah sam'un AS meminta
kesaktian yang lebih besar dari sebelumnya, lalu allah mengabulkannya, maka
dengan izin allah istana kaisar bersama seluruh masyarakatnya hancur berserta
isteri dan para kerabat yang menghianatinya. Kemudian nabiyullah bersumpah
kepada Allah SWT akan menebus semua dosanya dengan berjuang menumpas semua
keanggaramurkaan yang lamanya 1000 bulan tanpa henti. Semua itu atas inayah dan
Hidayah dari Allah SWT. Ketika Nabi selesai menceritakan cerita nabiyullah
sam'un AS yang berjuang fisabilillah selama 1000 bulan, salah satu sahabat nabi
berkata : Ya Rasulullah, kami ingin juga beribadah
seperti nabiyullah sam'un AS. Kemudian Nabi saw, diam sejenak. Kemudian
Malaikat Jibril as datang dan mewahyukan kepada beliau pada bulan Ramadhan ada
sebuah malam, yang mana malam itu lebih baik daripada 1000 bulan. Mendengar hal
itu para sahabat menjadi senang. Yaitu malam lailatul qadar.
Pada kitab
Qishashul Anbiyaa, dikisahkan, bahwa Rasullah Muhammad SAW tesenyum sendiri,
lalu bertanyalah salah seorang sahabatnya, "Apa
yang membuatmu tersenyum wahai Rasulullah?" Rasulullah menjawab, "Diperlihatkan kepadaku hari akhir ketika dimana
seluruh manusia dikumpulkan di mahsyar. Semua Nabi dan Rasul berkumpul bersama
umatnya masing-masing, masuk ke dalam surga. Ada salah seorang nabi yang dengan
membawa pedang, yang tidak mempunyai pengikut satupun, masuk ke dalam surga,
dia adalah Sam'un."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar